Jepara Bersholawat Perkuat Kerukunan dan Semangat Membangun Jepara

Jepara.rilisjateng.com – Ratusan warga memadati Masjid Baiturrahman, Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, Senin (21/9/2026) malam. Mereka mengikuti Jepara Bersholawat yang digelar Pemerintah Kabupaten Jepara dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Selain menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, kerukunan, dan kebersamaan masyarakat.

Jepara Bersholawat menghadirkan KH. Abdul Majid Gufron dari Jepara untuk memberikan tausiyah serta Group Qosidah Zafira dari Robayan, Kalinyamatan. Lantunan sholawat dan tausiyah berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

Berita Lainnya

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, jajaran pejabat Pemkab Jepara, Forkopimcam, Petinggi se-Kecamatan Kalinyamatan, ulama, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan bahwa Jepara Bersholawat merupakan bagian dari ikhtiar batin Pemerintah Kabupaten Jepara untuk memohon keberkahan dan perlindungan bagi masyarakat.

“Jepara Bersholawat ini merupakan ikhtiar batiniah kami untuk mengimbangi ikhtiar lahiriah Pemerintah Kabupaten Jepara. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan sekaligus menguatkan tekad untuk membangun Jepara yang maju, tetapi tetap religius,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan sejumlah program pembangunan yang terus dilakukan Pemkab Jepara, khususnya di bidang pendidikan. Melalui Program Sekolah Rakyat, pada 2026 sebanyak 345 siswa mendapat kesempatan memperoleh pendidikan. Pemerintah juga memberikan dukungan melalui Kartu Guru Sejahtera kepada 17.006 guru dan tenaga pendidik non-ASN.

Sementara bagi masyarakat Jepara yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, Pemkab Jepara menyiapkan Kartu Sarjana Jepara. Pada 2026, program tersebut diberikan kepada 830 mahasiswa.

Selain pendidikan, pembangunan infrastruktur juga terus menjadi perhatian pemerintah. Melalui program Jepara MULUS, Pemkab Jepara mengalokasikan anggaran perbaikan jalan secara bertahap dalam dua tahun terakhir. Perbaikan tersebut ditargetkan terus berlanjut hingga seluruh ruas jalan kabupaten dapat ditangani secara menyeluruh.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. Abdul Majid Gufron mengajak masyarakat membiasakan amalan “3S”, yakni Shalat, Shalawat, dan Sedekah. Menurutnya, ketiga amalan tersebut perlu dijadikan bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Jika 3S ini kita biasakan dalam kehidupan sehari-hari, insyaallah hidup kita menjadi lebih tenang, rezeki dimudahkan, dan kita senantiasa mendapat pertolongan Allah SWT,” tuturnya.

Melalui Jepara Bersholawat, Pemkab Jepara berharap semangat kebersamaan dan persaudaraan terus tumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat mewujudkan Jepara yang Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius (MULUS).(***)

Pos terkait