RILISJATENG.COM- Senin, 15 Mei 2023 bertempat di 5 Desa Lokus di Kabupaten Jepara diadakan launching Pemberian Makanan Tambahan Lokal (PMT) bagi ibu hamil KEK (kurang energi kronis) dan balita stunting.
Penurunan stunting menitikberatkan pada penanganan penyebab langsung dan tidak langsung. Penyebab langsung masalah gizi pada anak, termasuk stunting, adalah kurangnya konsumsi makanan dan terjadinya infeksi. Adapun penyebab tidak langsungnya meliputi ketersediaan dan pola konsumsi rumah tangga, pola asuh pemberian ASI/MP ASI, pola asuh psikososial, penyediaan MP ASI, kebersihan dan sanitasi, pelayanan kesehatan dan kesehatan lingkungan. Intervensi terhadap penyebab langsung dan tidak langsung tersebut diharapkan dapat mencegah masalah gizi, baik kekurangan maupun kelebihan gizi. Stunting terjadi pada saat 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yaitu sejak dalam kandung hinggan usia dua tahun.
Guna mencegah terjadinya kasus stunting dan masalah kekurangan gizi lainnya maka perlu diberikan makanan tambahan atau biasa dikenal dengan PMT (pemberian makanan tambahan) pada ibu hamil KEK/anemia dan balita gizi kurang.
Pada tahun 2023, Jepara menjadi daerah lokus pemberian makanan tambahan bagi stunting ibu hamil KEK/anemia dan balita gizi kurang dari dana PED Bank Jateng tahun 2023 untuk lima desa terpilih.
Adapun kelima desa terpilih yaitu Bangsri, Karanggondang, Kecapi, Bawu dan Pancur. Pemberian makanan tambahan ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2023. PMT akan diberikan pada ibu hamil dan balita setiap hari selama 90 hari. PMT yang diberikan adalah PMT lokal berupa makanan lengkap dan kudapan/snack yang diolah oleh kader/TP-PKK desa setempat serta didistribusikan setiap hari ke rumah sasaran.
Tujuan kegiatan ini adalah :
- Mencegah terjadinya kasus stunting baru di lokus bantuan
- Mendukung Pemulihan Ekonomi Daerah Jawa Tengah
- Mewujudkan kepedulian sosial kepada masyarakat dan lingkungan, pengentasan, kemiskinan, mencegah terjadinya kasus stunting baru serta membangun citra yang baik di mata masyarakat
Harapannya dengan adanya kegiatan diatas dapat mencegah tyerjadinya kasus stunting baru di Kabupaten Jepara dan bisa mendukung pemulihan ekonomi daerah.(RLS)
